Dampak buruk kurang tidur.
Kurangnya kualitas tidur ternyata memberikan berbagai dampak buruk bagi kesehatan tubuh kita. Jangan pernah menganggap remeh hal ini. Kurangnya waktu tidur bisa mempengaruhi daya ingat, kesehatan, penampilan, dan bahkan bisa membuat tubuh semakin “melar”.
Ketika kita memiliki kualitas tidur yang teratur, maka segala aktivitas tubuh dan aktivitas kehidupan kita sehari-hari akan berjalan normal dan lancar. Namun juga sebaliknya, ketika kualitas tidur kita buruk (jelek), mulailah kita sadari akan berbagai efek negatif yang muncul. Apa saja efek negatif jika kita kurang tidur?
Efek Negatif Jika Kurang Tidur
1. Meningkatkan hasrat ingin ngemil
Kurang tidur bisa melenyapkan hormon yang mengatur nafsu makan kita. Dampak buruknya, keinginan menyantap makanan berlemak dan tinggi karbohidrat akan meningkat.
Jika selama 2 malam tidur kita tidak berkulitas bisa memicu rasa lapar berlebihan. Kondisi ini terjadi karena merangsang hormon ghrelin penambah nafsu makan, dan mengurangi hormon leptin sebagai penekan nafsu makan.
Seiring dengan berjalannya waktu, hal ini dapat menyebabkan penambahan berat badan.
2. Antibodi Tubuh kita menjadi lemah
Mereka yang tidur kurang dari 7 jam per malam bisa 3 kali lebih rentan mengalami rasa dingin. Contohnya pada pria yang kurang tidur akan mengalami kegagalan untuk menjaga respon imun atau kekebalan tubuh secara normal setelah menerima suntikan flu.
Mereka yang kurang tidur, antibodi yang bekerja setelah dilakukan vaksinasi hanya bisa bertahan paling lama 10 hari. Kondisi tersebut sangat berbahaya.
karena itu, perbaiki kualitas tidur, untuk meningkatkan kekebalan tubuh Kita. Jika terlalu sedikit waktu tidur Kita sistem kekebalan tubuh bisa terganggu.
3. Rentan terserang diabetes
Gula adalah bahan bakar setiap sel dalam tubuh Kita. Jika proses pengolahannya terganggu bisa menyebabkan efek buruk. Mereka yang tidur kurang dari 6 jam per malam terjadi proses metabolisme gula yang tidak semestinya. Akibatnya bisa menyebabkan timbulnya diabetes.
4. Stres meningkat
Menutup mata’ kurang dari 7 jam bisa meningkatkan produksi kortisol atau hormon stres. Bahkan pada sore dan malam hari dapat meningkatkan denyut jantung, tekanan darah dan glukosa darah sehingga bisa memicu terjadinya hipertensi dan penyakit jantung
5. Memicu rasa gelisah
Rasa gelisah setiap malam pasti akan terus menghantui mereka yang memiliki kualitas tidur buruk. Reaksi tubuh pun bisa menurun. Yang lebih kronis lagi, perasaaan bahagia tidak akan menghampiri hidup mereka yang kurang tidur.
6. Tampak lebih tua
Mereka yang kurang tidur biasanya memiliki kulit yang pucat dan wajah lelah. Lebih buruk lagi, peningkatan kadar kortisol dapat memperlambat produksi kolagen yang memicu terjadinya keriput lebih cepat.
7. Berbagai rasa sakit bisa timbul
Tidaklah mengherankan, sakit kronis seperti masalah punggung atau arthritis bisa saja terjadi bila kita melakukan aktivitas tidur yang buruk.
8. Risiko kanker lebih tinggi
Olahraga membantu mencegah kanker, tetapi terlalu sedikit memejamkan mata dapat merusak efek pelindungnya. Pasalnya, kualitas tidur yang buruk (kurang tidur) dapat menyebabkan gangguan metabolisme hormonal dan dikaitkan dengan risiko kanker, dan bisa ‘menghapus’ manfaat latihan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar